Tugas Mandiri 03
ANDHIKA BARRY YUDHISTIRA(AE22)
(41324010024)
TEKNIK MESIN
TAGLINE
Ekspresi tanpa batas, lewat musik dan visual
Observasi Lingkungan dan Pengembangan Ide Bisnis Inovatif
Judul Blog:
“EcoPrint Campus: Solusi Cetak Dokumen Mahasiswa yang Praktis dan Ramah Lingkungan”
BAGIAN 1: LATAR BELAKANG
Deskripsi Area Observasi
Area observasi yang dipilih adalah lingkungan kampus dan tempat tinggal mahasiswa di sekitar kampus. Area ini meliputi ruang kelas, perpustakaan, tempat fotokopi, serta kos mahasiswa yang berada di radius ±2 km dari kampus.
Alasan Pemilihan Area
Lingkungan kampus dipilih karena merupakan tempat dengan aktivitas akademik tinggi, kebutuhan berulang, serta potensi pasar yang jelas. Mahasiswa merupakan kelompok dengan kebutuhan spesifik, keterbatasan waktu, dan kecenderungan menggunakan teknologi digital, sehingga cocok untuk pengembangan ide bisnis inovatif.
Metode Observasi yang Digunakan
Observasi langsung selama 3 hari berturut-turut
Wawancara singkat dengan 8 mahasiswa
Catatan lapangan terkait kebiasaan dan permasalahan yang sering muncul
Dokumentasi berupa foto lokasi (jika tersedia)
BAGIAN 2: HASIL OBSERVASI
Ringkasan Observasi dan Wawancara
Temuan Keterangan
Antrian di tempat fotokopi Terjadi hampir setiap hari, terutama saat deadline
Mahasiswa lupa atau kehabisan file cetak Sering harus bolak-balik
Penggunaan kertas berlebih Banyak halaman tercetak tidak terpakai
Hasil wawancara menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa:
Pernah terlambat mengumpulkan tugas karena masalah cetak
Menganggap proses cetak saat ini tidak praktis
Peduli terhadap isu lingkungan, tetapi belum punya alternatif
Tiga Masalah Teridentifikasi
Proses cetak dokumen tidak efisien
Mahasiswa harus datang langsung, antre, dan menunggu lama.
Kurangnya solusi cetak berbasis digital
Tidak semua tempat fotokopi menerima file online atau sistem pre-order.
Pemborosan kertas dan tidak ramah lingkungan
Kesalahan cetak sering terjadi dan kertas terbuang percuma.
BAGIAN 3: IDE BISNIS TERPILIH
Deskripsi Ide Bisnis
Nama Bisnis: EcoPrint Campus
EcoPrint Campus adalah layanan cetak dokumen berbasis online untuk mahasiswa, dengan sistem upload file → cetak → ambil / antar, serta opsi penggunaan kertas ramah lingkungan.
Alasan Pemilihan Ide
Relevan dengan masalah utama mahasiswa
Mudah diimplementasikan
Memiliki nilai inovasi dan aspek keberlanjutan
Target pasar jelas dan konsisten
Business Model Canvas (Sederhana)
Key Partners:
Toko alat tulis
Supplier kertas daur ulang
Jasa kurir lokal
Key Activities:
Cetak dokumen
Pengelolaan platform online
Layanan pelanggan
Value Propositions:
Praktis tanpa antre
Ramah lingkungan
Harga terjangkau mahasiswa
Customer Relationships:
WhatsApp & Instagram
Sistem langganan mahasiswa
Customer Segments:
Mahasiswa
Organisasi kampus
Key Resources:
Printer
Laptop
SDM operasional
Channels:
Media sosial
Cost Structure:
Kertas
Tinta
Listrik
Transportasi
Revenue Streams:
Biaya cetak per lembar
Paket langganan bulanan
BAGIAN 4: ANALISIS KELAYAKAN
Target Pasar
Mahasiswa aktif semester awal hingga akhir yang sering mencetak tugas, laporan, dan materi kuliah.
Keunikan / Nilai Tambah
Sistem cetak online
Opsi kertas ramah lingkungan
Paket langganan hemat
Analisis Kompetitor
Kompetitor Kelemahan
Fotokopi konvensional Harus antre, manual
Print biasa Tidak eco-friendly
Estimasi Biaya Awal
Printer & perlengkapan: Rp3.000.000
Bahan cetak awal: Rp500.000
Promosi awal: Rp300.000
Total estimasi awal: Rp3.800.000
Harga Jual
Rp500 – Rp700 per lembar
Paket langganan bulanan mulai Rp30.000
BAGIAN 5: RENCANA IMPLEMENTASI
Rencana 30 Hari Pertama
Minggu 1: Persiapan alat & uji coba
Minggu 2: Promosi di grup mahasiswa
Minggu 3: Operasional terbatas
Minggu 4: Evaluasi dan perbaikan layanan
Sumber Daya yang Dibutuhkan
Printer
Laptop
1 operator
Media sosial
Metrik Keberhasilan
Jumlah pesanan per hari
Tingkat kepuasan pelanggan
Pengurangan penggunaan kertas biasa
BAGIAN 6: REFLEKSI
Dari tugas ini, saya belajar bahwa peluang bisnis dapat ditemukan dari masalah sederhana di sekitar kita. Observasi langsung membantu saya memahami kebutuhan nyata konsumen, bukan sekadar asumsi. Tantangan terbesar adalah menyusun ide agar tetap realistis dan layak dijalankan. Ke depan, ide ini dapat dikembangkan menjadi aplikasi sederhana dan bekerja sama dengan kampus untuk mendukung program ramah lingkungan
Comments
Post a Comment